Indonesia ketemu Korsel bakal sengit nih!!!

Piala Thomas Uber
Indonesia Harus Waspadai Semangat Pemain Korsel


JAKARTA–MI: Indonesia harus mewaspadai semangat juang para pemain Korea Selatan saat kedua tim bertemu dalam partai semifinal Piala Thomas yang akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (16/5). “Yang perlu diwaspadai adalah semangat juang mereka karena dengan itu mereka bisa membalikkan keadaan,” ujar kepala pelatih tim Indonesia, Christian Hadinata, di Jakarta, Kamis (15/5).

Dalam partai perempatfinal, Korea yang sudah tertinggal 0-2 dari Denmark, mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 3-2 sekaligus memastikan tempat di semifinal setelah menyisihkan finalis dua edisi terakhir tersebut.

Pada perempatfinal, Korea kehilangan dua angka pertama setelah Park Sung Hwan menyerah 26-24, 20-22, 19-21 pada Peter Gade yang masuk lapangan menggantikan Kenneth Jonassen yang cedera dan pasangan juara All England Jung Jae Sung/Lee Yong Dae kalah dari Lars Paaske/Jonas Rasmussen 18-21, 21-10, 19-21. Namun mereka bangkit mengejar ketinggalan untuk menyamakan kedudukan 2-2 melalui kemenangan Lee Hyun Il atas Joachim Persson 21-10, 21-14, dan pasangan Lee Jae Jin/Hwang Ji Man mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-19, 21-18.

Kemenangan tunggal ketiga Korea, Shon Seung Mo 21-11, 21-9 atas Jan O Jorgensen memastikan kemenangan Korea 3-2 sekaligus meraih tempat di semifinal bertemu tim Indonesia yang menang atas tim Inggris 3-0.

Menghadapi Indonesia di semifinal, manajer tim Piala Korea, Kim Jong Soo mengatakan, yakin target mencapai final bisa diraih. “Peluangnya 50-50,” katanya seraya menambahkan bahwa timnya mungkin bisa mencuri masing-masing satu poin dari tunggal dan ganda.

Berdasarkan catatan pertemuan pemain tunggal pertama kedua tim, Sony Dwi Kuncoro dan Park Sung Hwan, pemain Korea Park unggul 4-2 dan memenangi pertamuan terakhir di Kejuaraan Asia 2008 bulan lalu. Begitu pula ganda pertama mereka, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae yang percaya dirinya meninngkat menghadapi pasangan peringkat satu dunia Markis Kido/Hendra Setiawan  setelah mengalahkan mereka di Swiss Super Series meski menurut catatan pertemuan lebih unggul pasangan Indonesia 3-2.

 

Sementara Markis Kido mengatakan menghadapi pasangan Korea itu mereka harus lebih sabar karena permainan mereka sangat cepat. “Pertahanan mereka sangat kuat sehingga kami harus lebih sabar,” kata Markis.

Korea mencapai semifinal Piala Thomas berturut-turut pada 1992 hingga 1996 kemudian  pada 2000 dan terakhir 2004. Pada tiga edisi berturut-turut 1992 hingga 1996 mereka kalah dari Indonesia.  (Ant/OL-06)

info by here

 

================================================================

gawat gawat kepala gw lg muter nih, nanti prefer nonton Semifinal Thomas Cup di rumah atau Nonton Indonesian Idol di Plaza Semanggi ya???😦 yo wiss buat sapa aja yg nonton Thomas Cup nanti, plisssss teriak yg HOT ye😛 secara gw ngarep bgt nonton live tp tiketnya ternyata udh habis..

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: