Kenali tipe cintamu

Cinta, sebagaimana manusia, memiliki tipe yang berbeda-beda. Hal itu tercermin dari penafsiran setiap orang yang berbeda-beda akan cinta. Ada yang menganggap cinta sama dengan seks. Jadi kalau saling cinta sudah seharusnya untuk melakukan hubungan seksual. Ada yang menganggap cinta adalah keinginan untuk menolong dan menjaga yang dicintai. Jadi, kalau kita mencintai seseorang, sudah selayaknya untuk menolongnya meski tidak diminta olehnya. Ada yang menganggap cinta adalah keadaan ketika kita merasa tak berdaya didepan ‘dia’; kita merasa tergetar, jantung berdegup kencang, bicara tidak lancar, dan salah tingkah. Ada pula yang menganggap cinta adalah ketika kita bisa saling berbagi apa-apa yang kita rasakan. Diluar itu, masih ada banyak penafsiran lain tentang cinta. Semuanya mencerminkan kenyataan bahwa cinta memiliki variasi.

John Allan Lee mengidentifikasi adanya 6 jenis cinta, yakni tiga jenis cinta primer (eros, ludus, dan storge) serta tiga jenis cinta sekunder (mania, pragma, dan agape). Tipe cinta primer merupakan tipe cinta utama yang paling jelas membedakan adanya perbedaan tipe dalam cinta. Sementara itu, tipe cinta sekunder merupakan perpaduan antara tipe-tipe cinta primer. Tipe cinta mania merupakan perpaduan antara tipe cinta eros dan tipe cinta ludus. Tipe cinta pragma adalah tipe cinta sebagai hasil perpaduan tipe cinta ludus dan storge. Sedangkan tipe cinta agape adalah perpaduan tipe cinta eros dan tipe cinta storge.

Ciri Eros

  1. Daya tarik fisik dan emosional yang kuat, komitmen terhadap yang dicintai.
  2. Penuh gairah akan cintanya
  3. Cinta pada orangyang diidealkan
  4. Cinta pada pandangan pertama, berdasarkan daya tarik fisik dan keterbangkitan fisik.

Ciri Ludus

  1. Cinta dianggap sebagai suatu permainan (Game-Playing Love)
  2. Tidak ada komitmen terhadap cinta dan pasangan
  3. Tidak pernah ada kecemburuan yang sesungguhnya.
  4. Tanpa adanya komitmen dan kecemburuan, maka cinta terbebas dari kecemasan dan selalu menyenangkan. Bagi mereka hal inilah yang dinilai sebagai cinta yang sesungguhnya.
  5. Dapat mencintai lebih dari satu orang pada saat bersamaan
  6. Dapat dengan mudah mencintai seseorang lalu beralih ke yang lainnya.

Ciri Storge

  1. Perasaan yang ada kurang berkobar-kobar tetapi mengandung afeksi yang dalam.
  2. Komitmen kuat terhadap hubungan yang telah dibuat
  3. Lebih sebagai hubungan persahabatan yang membutuhkan kepercayaan satu sama lain sepanjang waktu untuk membangunnya.

Ciri Mania

  1. Kombinasi Eros dan Ludus
  2. Cinta yang obsesif, sangat intens, penuh kecemasan, dan posesif.
  3. Yang dicintai dipikirkan terus menerus
  4. Ada kebutuhan yang sangat besar untuk dicintai
  5. Ada kebutuhan untuk menjamin cinta akan terus bertahan sampai kapanpun

Ciri Pragma
Kombinasi Ludus dan Storge.

  1. Cinta dipandang sebagai sesuatu yang realistik dan praktis.
  2. Dalam menemukan yang dicintai dilihat kesamaan demografi dan kualitas kepribadian yang dibutuhkan untuk kecocokan dan lebih dari itu untuk keberlanjutan hubungan.

Ciri Agape

  1. Kombinasi Eros dan Storge.
  2. Penuh perhatian pada yang dicintai tanpa adanya kepentingan pribadi.
  3. Cinta dilihat sebagai sesuatu yang intens dan penuh persahabatan.
  4. Mereka menambahkan kualitas cinta dengan keinginan saling menolong (altruisme), dimana kebutuhan yang dicintai didahulukan daripada kebutuhan-kebutuhannya sendiri.

Oleh Achmanto Mendatu

One response to this post.

  1. Posted by fariz cavallera on Agustus 12, 2008 at 11:28 PM

    cinta yang sempura

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: