Cew Agresif Di Mata Pria..

 
    Jatuh cinta memang bisa membuat kita melakukan apa saja. Tapi, sejauh mana sih perilaku kita dianggap wajar olehnya? Jangan-jangan Si Dia malah kabur.

  •     “Menelepon lebih dari lima kali sehari dan SMS puluhan kali dengan topik pembicaraan enggak penting. Belum jadi pacar saja sudah cerewet, apalagi jadi pacar nantinya.” Dennis, 27, Lajang, Legal Officer

 

  •     “Mulai cari tahu jadwal kegiatan gue dan selalu muncul di setiap kegiatan gue, Dari mulai makan siang, nongkrong di kafe sampai ke gym. Awalnya memang seperti bertemu secara enggak sengaja, tapi lama-lama dia kok seperti hantu ya, muncul di mana pun gue berada.” Aryo, 29, Lajang, Marketing Manager

 

  •     “Datang ke rumah tanpa diundang. Meskipun dengan kebaikannya membawa cake favorit, tetap saja langsung ada nilai minus untuknya.” Widhi, 29, Menikah, Dokter

 

  •     “Baru jalan bareng sembilan kali, dia sudah minta kejelasan hubungan dan bilang kalau dia enggak mau hanya jadi TTM-an saya. Saya langsung bingung sekaligus ilfil. Kesannya dia ngebet banget deh.” Nando, 30, Lajang, Accounting

 

  •     “Baru proses pendekatan, dia sudah mulai menuntut dikenalkan dengan teman-teman dan keluarga saya. Pernah suatu kali saat sedang ada acara ulangtahun teman, tiba-tiba saja dia datang ke lokasi dan minta ikut bergabung. Tak hanya itu, ia pun mulai menuntut diantar setiap bepergian. Karena sebal, akhirnya saya tinggalkan saja.” Ade, 29, Lajang, Event Organizer

 

  •     “Menyatakan perasaan cintanya pada seseorang. Tapi, bagi saya kok tetap lebih menyenangkan bila kalimat ‘I love you’ diucapkan pria lebih dulu ya. Rasanya, dengan begitu si perempuan terlihat elegan dan tak terkesan agresif.” Andre, 28, Lajang, Producer Assistant

 IT’S OK

  •   “Berani memulai segalanya lebih dulu. Dari sekadar mengajak pergi seorang pria makan, nonton, sampai menyatakan perasaannya. Tapi, menurut gue it’s ok ya, karena gue juga tipe orang yang pendiam dan pemalu. Jadi, kalau ada perempuan yang mau memulai duluan, gue sih senang-senang saja.” Adit, 32, Lajang, Kontraktor

    •    “Menurut saya sih, kalau hanya mengajak makan dan kelakukannya tidak annoying, fine-fine saja. Justru ini menunjukkan emansipasi perempuan yang tak hanya menunggu ajakan pria. Biasanya, perempuan agresif justru perempuan yang punya semangat tinggi.” Danny, 27, Lajang, Journalist

    Info by Here

    One response to this post.

    1. Posted by dini on November 19, 2009 at 7:33 PM

      nggak semua cwe itu agresif cuma cwo nya aja yang berlebihan menanggapi sikap sang cwe
      setiap cwe memiliki cara yang berbeda-beda untuk menunjukan rasa sayangnya sehingga terkesan agresif…………….
      so buat para kaum cwo jangan berfikir negatif dulu yaaaaaaa………

      Balas

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: