Jerman Guling Portugal 3-2

Ooo senangnya Jerman bisa masuk ke Semifinal, yang pasti kebahagiaan tak terkira (dah kyk pa’an aja) karena 3 jagoan favoritku seperti Bastian Schweinsteiger di menit ke-22, Miroslav Klose di menit ke-26, dan Michal Balllack di menit  ke-61 berhasil menyumbangkan golnya untuk Jerman sayang Lukas Poldoski tidak turut berpartisipasi🙂

Salut untuk Portugal karena di babak kedua knock off mereka tampil memberikan serangan lebih banyak, sayang gol kedua dari Helder Postiga di menit ke-87 tidak mampu mengejar ketinggalan. Air mata yang keluar dari pemain portugal membuat saya ikut terharu juga, mereka pasti sudah berharap banyak di Euro 2008 ini karena dalam catatan diatas kertas Portugal memang diunggulkan, namun seperti yang dikatakan oleh komentator RCTI  Tommy Well bahwa Jerman hari ini tampil memukau menunjukan pribadi serta kualitas mereka. Sangat dominan menyerang dan lebih cepat tanggap dalam menghadapi musuh ketika memasuki lini belakang. Saya merasa bahwa Jerman sangat beruntung dalam hal bola-bola mati ya? Bagaimana menurut anda???😀

klo tadi ulasan singkatnya dari saya, nah berikut kutipan berita lengkapnya yang diambil dalam bolaeuro😉

BASEL, JUMAT – Jerman mulai mendidih. Setelah kurang meyakinkan di babak penyisihan grup, kini Tim Panser yang juga disebut Tim Diesel ini mulai menunjukkan kelasnya. Secara meyakinkan, Michael Ballack dkk mampu menggilas Portugal 3-2, sekaligus lolos ke semifinal.

Tiga gol Jerman masing-masing dicetak Bastian Schweinsteiger menit ke-22, Miroslav Klose menit ke-26, dan Michal Balllack menit  ke-61. Dua gol Portugal disumbangkan Nuno Gomes menit ke-40 dan Helder Postiga menit ke-87.

Tidak seperti biasanya, Jerman melakukan perubahan pemain. Lukas Podolski yang tadinya menjadi gelandang kiri, diplot sebagai striker bersama Miroslav Klose. Sedangkan Mario Gomez dicadangkan. Posisi Torsten Frings yang cedera diisi Thomas Hitzlsperger.

Meski tanpa didampingi pelatih Joachim Loew yang terkena hukuman, Jerman tampil begitu percaya diri. Mereka menunjukkan kelas Jerman seperti saat jaya dan mencoba terus menekan sejak babak awal. Sementara, Portugal sering kesulitan membongkar pertahanan lawan, apalagi Cristiano Ronaldo selalu dikawal ketat.

Tekanan bertubi itu rupanya membuat Portugal sempat kewalahan juga. Petaka menimpa mereka, ketika Bosingwa gagal menghentikan aksi Lukas Podolski di sisi kanan pertahanan Portugal. Dia pun sukses melepaskan umpan silang ke depan gawnag Ricardo.

Bastian Schweinsteiger yang melakukan penetrasi, dengan cepat memotong bola dan menaklukkan kiper Ricardo. Keunggulan yang membuat suporter Jerman langsung bersorak, sekaligus menambah kepercayaan diri Der Panzer.

Sementara, Portugal tampak masih kaget dengan gol tersebut. Ini dimanfaatkan dengan baik oleh Jerman untuk terus menekan, hingga memaksa defender Portugal melakukan pelanggaran kepada Michael Ballack.

Ini peluang besar buat Jerman yang postur tubuh mereka rata-rata lebih tinggi daripada para pemain Portugal. Bastian Schweinsteiger yang mengambil tendangan bebas, mengirim bola ke depan gawang. Klose yang memang jago sundul, dengan baik melesakkan bola ke gawang Portugal.

Setelah ketinggalan 0-2, Portugal baru mempergecar serangannya. Beberapa kali Portugal memiliki peluang, tapi masih belum bisa dimanfaatkan. Baru pada menit ke-40, Ronaldo lepas dari pengawalan, hingga mampu mendekati gawang Jens Lehmann dan melepaskan tendangan. Lehmann mampu membloknya, tappi bola rebound mampu dimanfaatkan oleh Nuno Gomes. Tendangannya memang sempat dihalau Cristoph Metzelder, tapi tetap bergulir ke gawang.

Memasuki babak kedua, Portugal tetap mempergencar serangannya. Mereka bernafsu menyamakan kedudukan. Hanya saja, serangan mereka sering kurang sempurna. Sedangkan Jerman yang lebih mengandalkan serangan balik, beberapa kali membahayakan pertahanan Portugal.

Sekali lagi, Jerman mampu memanfaatkan bola lambung. Masih dari tendangan bebas yang dilakukan Bastian Schweinsteiger, Michael Ballack mampu menanduknya dan gol pada menit ke-61.

Permainan semakin seru dan ketat. Pelatih Portugal, Luiz Felipe Scolari memasukkan Nani, menggantikan Nuno Gomez dan Helder Postiga menggantikan Petit. Usaha ini cukup efektif, karena sernagan Portugal semakin meyakinkan.

Nani yang beraksi di sayap kiri, mampu melewati adangan tiga pemain Jerman dan mengirim umpan ke depan gawnag Lehmann. Postiga sukses menanduknya, memperkecil ketinggalan menjadi 2-3. Sayang, waktu sudah menunjukkan menit ke-87.

Sisa tiga menit tak cukup buat Portugal untuk menyamakan kedudukan, meski serangan mereka semakin membahayakan. Jerman pun akhirnya bisa bersorak, setelah wasit meniup peluit tanda usai pertandingan.

“Kami terus menekan dan tak membiarkan Portugal berkembang. Kami bermain demi pelatih Joachim Loew yang terpaksa duduk di tribun karena terkena hukuman. Kami berhak meraih kemenangan ini. Kami mengubah sistem permainan dan lebih kompak serta tampil fantastis, terutama di babak pertama,” ujar kapten Jerman, Michael Ballack, sambil tersenyum puas. (*)

Dini hari nanti jangan lupa saksikan pertandingan perempat final antara

Kroasia vs Turki, Tanggal 21 Juni Pukul 01.45 di RCTI, GTV & TPI

smoga Turki bisa menyaingi pola permainan Kroasia, syukur-syukur kan klo Turki bisa ketemu Jerman😎

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: